Lebih Dekat Dengan Asam Urat

oleh Joko Setiatno pada 20 Desember 2010.

Pernah merasakan nyerinya ruas pangkal ibu jari kaki? Atau terjadi pembengkakan di ruas tersebut? Atau “cantengan” di ujung ibu jari kaki kita? Atau pernah merasakan panas luar biasa di atas tumit hingga bagian bawah betis atau rasa dan kondisi sama seperti di tasa, tetapi melanda tangan kita? Sering kesemutan dan linu di persendian? Rasa nyeri terutama pada malam hari dan pagi saat bangun? Bisa jadi itu adalah penyakit asam urat atau gout. Sebab, itu adalah gejala-gejala asam urat atau gout.

Berbagai keluhan di atas akibat pola makan yang tidak teratur dan tidak sehat. Makanan yang kita konsumsi meninggalkan sisa metabolisme zat purin. Sisa metabolisme zat purin inilah yang kemudian kita kenal dengan asam urat. Tertinggalnya zat purin ini juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah.

Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Asam urat (uric acid-dalam bahasa Inggris) adalah hasil akhir dari katabolisme (pemecahan) purin. Purin adalah salah satu kelompok struktur kimia pembentuk DNA. Yang termasuk kelompok purin adalah Adenosin dan Guanosin. Saat DNA dihancurkan, purin pun akan dikatabolisme. Hasil buangannya berupa Asam urat.

Purin dapat diproduksi oleh tubuh sendiri. Apabila kita mengkonsumsi makanan yang mengandung purin, maka purin tersebut akan langsung dikatabolisme oleh usus. Urat (bentuk ion dari asam urat), hanya dihasilkan oleh jaringan tubuh yang mengandung xantin oxidase, yaitu terutama di hati dan usus. Produksi urat bervariasi tergantung konsumsi makanan mengandung purin, kecepatan pembentukan, biosintesis dan penghancuran purin di tubuh. Normalnya, 2/3 -3/4 urat dibuang oleh ginjal melalui urin. Sisanya melalui saluran cerna. Berarti semakin banyak makanan yang mengandung tinggi purin di konsumsi makan makin tinggi kadar asam urat yang diserap.

Asam urat merupakan asam lemah dengan pKa 5,75. Urat cenderung berada di cairan plasma ekstraselular dan cairan synovial atau cairan sendi. Sekitar 98% urat membentuk monosodium urat pada pH 7.4. Monosodium urat mudah disaring dari plasma.

Asam urat lebih larut di urin daripada di air biasa, ini karena adanya urea, protein dan mukopolisakarida di urin. pH urin sangat berpengaruh pada kelarutannya. Pada pH 5.0, urine mampu melarutkan asam urat dengan kadar antara 6-15 mg/dl. Pada pH 7.0, kelarutannya meningkat, bisa melarutkan asam urat antara 158 sampai 200 mg/dl. Bentuk ionisasi urat di urin dapat berupa monosodium dan disodium, kalium, ammonium, dan calcium urat.

Kadar urat di darah tergantung usia dan jenis kelamin. Umunya, anak-anak memiliki kadar asam urat antara 3,0-4,0 mg/dl. Kadar ini akan meningkat dengan bertambahnya usia dan menurun saat menopause. Rata-rata kadar asam urat pada laki-laki dewasa dan wanita premenopause sekitar 6.8 dan 6,0 mg/dl. Kadar asam urat pada orang dewasa cenderung meningkat dengan bertambahnya usia, berat badan, tekanan darah, konsumsi alcohol dan gangguan fungsi ginjal.

Seharusnya sisa-sisa metabolisme termasuk zat purin atau asam urat akan keluar dari dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin. Akan tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang ada menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. Kadar normal asam urat dalam tubuh adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0 hingga 7 untuk pria. Guna membantu ginjal agar bisa mengeluarkan zat purin dari dalam tubuh, ada baiknya banyak minum air putih.

Di samping ketidakmampuan ginjal, hal lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat adalah jika terlalu banyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak purin. Asam urat yang berlebih selanjutnya akan terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.

Asam urat jika ditangani dengan baik bisa sembuh 100 %. Penderita penyakit ini bisa hidup normal dan tubuhnya akan normal kembali. Akan tetapi karena tubuhnya telah berpotensi penumpukan asam urat, si penderita harus benar-benar mengontrol pola makan dan menghindari makanan yang banyak mengandung purin seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak. Juga makanan seperti kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping, daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis, durian, alpukat, dan nanas.

Solusi Mengatasi Asam Urat

  1. Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar normalnya adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0 hingga 7 untuk pria.
  2. Kontrol makanan yang dikonsumsi.
  3. Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.
  4. Mengkonsumsi jamu tradisional sangat membantu penderita mengeluarkan asam urat dari dalam tubuh. Jamu tradisional yang dikonsumsi adalah yang berasal dari baha alami tanaman maupun hewani. Yang kami sarankan adalah yang berasal dari tanaman berkhasiat obat.
  5. Jamu Jawa Klampis Ireng memiliki berbagai ramuan untuk mengobati asam urat. Ramuan itu antara lain, racikan meniran 5 batang, 1 rimpang lengkuas, adas pulowarah, 1 rimpang jahe, dan madu secukupnya. Semua direbus dengan 2 gelas air, didihkan hingga 1 gelas. Minum 3 kali pagi, siang, dan malam sebelum tidur. Minum rutin selama 1 minggu.
  6. Tersedia juga jamu khusus Asam Urat yang bisa dikonsumsi selama 10 hari dengan harga sangat murah Rp 20.000 per bungkus

Makanan yang Dihindari (mengandung banyak purin)

  1. Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.
  2. Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.
  3. Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
  4. Sayuran seperti daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis.
  5. Buah-buahan seperti durian, alpukat, nanas, air kelapa.
  6. Minuman dan makanan yang mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, tuak.

Info lebih lanjut bisa hubungi Klampis Ireng 0818412673/021-7183945

Harga di atas belum termasuk ongkos kirim.

Pesanan minimal 5 bungkus

Jamu akan dikirim setelah uang ditransfer ke rekening Bank BCA a/n Rupiningsih Norek 6640195221, BNI 01705 29302 a/n Ginawan Esti atau Bank Mandiri a/n Titiek Indrias Norek 126.00.0590593.9

 

  1. Assalamu’alaykum, mas itu di atas tentang makanan kok cuma ada yang perlu dihindari, trus yang disarankan makanan yang aman apa aja, masalahnya makanan – makanan yang tersebut diatas semuanya kesukaan saya gan. Atas saranya saya ucapkan terima kasih…
    assalamu’alaykum

  2. buseet… banyak amat yang gak boleh di makan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s