Kegemukan Bisa Mengganggu Penampilan

Perhatikan perut para remaja kita saat ini. Mayoritas maju ke depan alias tumpukan lemak tertimbun di bawah kulit perut mereka. Sementara orang-orang dewasa tidak kalah tambun perut mereka. Pola makan dan pola hidup menjadi penyebab tambunnya perut para remaja kita. Makanan fasfood, minuman berkarbinasi dan bersoda adalah penyebab sebagian besar dari mereka. Sementara para orang dewasa pun memliki kebiasaan yang sama, ditambah mereka lebih banyak duduk dalam sehari, baik di kantor maupun di rumah.

Bagi orang dewasa, kondisi seperti itu dianggap biasa, karena hampir semua orang dewasa mengalaminya. Sementara bagi para remaja, apalagi remaja putri, kondisi ini bisa saja mengganggu. Bahkan, mereka akan kehilangan kepercayaan diri. Bagi para remaja putri yang menyukai mode busana mutakhir akan sangat terganggu ketika perut dan lingkar pinggang menjadi lebih besar. “Pakai tas pinggang”, demikian ejek beberapa orang. Dampak lebih jauh adalah gangguan psikologis pada pengidap kegemukan.

Secara sederhana, kegemukan atau lebih dikenal dengan istilah obesitas adalah penumpukan lemak yang berlebihan di jaringan adiposa. Keadaan ini timbul akibat pengaturan makan yang tidak baik, gaya hidup kurang gerak, dan faktor keturunan (genetik).

Kelebihan energi makanan yang kita konsumsi secara kumulatif akan ditimbun sebagai cadangan energi berupa lemak tubuh. Ketidak-seimbangan antara energi yang masuk dan yang digunakan tubuh membuat berat badan bertambah. Peranan genetik dalam kejadian obesitas terbukti dari adanya risiko obesitas sekitar 2 -3 kali lebih tinggi.

Selain tidak enak dipandang, kegemukan juga menyimpan banyak sisi negatif. Tubuh jadi cepat lelah, pernapasan terganggu, bahkan henti napas waktu tidur. Dan yang lebih seram lagi, kelewat gemuk bikin tubuh rawan dihinggapi penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, penyakit jantung, serta radang sendi.

Pada pria umumnya kegemukan menyerang pada pinggang dan rongga perut. Sedangkan wanita penumpukan lemak terjadi di bagian bawah, seperti pinggul, pantat dan paha.
Kasus kegemukan pada pria lebih berbahaya dibandingkan pada wanita. Yang berbahaya adalah timbunan lemak di dalam rongga perut, yang disebut sebagai obesitas sentral.
Mengingat obesitas sentral sering dihubungkan dengan komplikasi metabolik dan pembuluh darah (kardiovaskuler). Akan tetapi, kondisi saat ini agak berbede dengan kondisi di atas. Remaja putri pun saat ini banyak yang mengalami kegemukan di lingkar pinggang dan rongga perut. Ini yang berbahaya. Pada remaja putri, risiko akan bertambah karena remaja putri identik dengan penampilan modis. Jadi harus segera diatasi.

Kegemukan (topnews.com.sg)

Apa yang harus Anda lakukan jika mengalami kegemukan? Berikut saran yang baik untuk diikuti:
• Makan 3 kali sehari, jangan menghindari sarapan lalu makan berlebihan di siang harinya.
• Konsumsi lebih banyak buah, sayur, padi-padian, dan sereal.
• Kurangi camilan tinggi lemak dan makanan cepat saji.
• Jangan makan terburu-buru
• Biasakan makan teratur pada waktunya
• Minumlah segelas air sebelum mulai makan.
• Mulailah hidangan anda dengan sup rendah lemak atau salad
• Gunakan piring yang lebih kecil.
• Bereskan meja setelah makan (hindari godaan menghabiskan makanan yang tersisa).
• Baca label, pilih makanan yang mengandung < 10 gram lemak per 100 gram makanan.
• Jika menggunakan mentega/margarin, oleskan tipis-tipis saja.
• Pilih alternatif rendah lemak, misalnya susu rendah lemak
• Batasi konsumsi daging berlemak
• Buang semua lemak pada daging, sisihkan kulit ayam
• Pilih cara memasak dengan dibakar/dipanggang

Jika kegemukan memang sulit dikendalikan, jangan panik banyak sara bisa ditempuh untuk mengurangi kegemukan, mulai dari mengkonsumsi obat-obatan dokter hingga melakukan tindakan alternatif seperti refleksi, akupuntur, dan minum jamu herbal.

Cara alternatif seperti akupunktur, refleksi, dan minum jamu herbal, saat ini jadi primadona untuk mengurangi kegemukan badan. Efek dari akupuntur dan refleksi hampir sama yakni mengurangi lapar dan nafsu makan, sehingga mengurangi kalori yang masuk ke dalam tubuh. Sementara mengkonsumsi jamu bisa membakar lemak dari dalam dan mengeluarkannya melalui proses buang air besar dan kecil. Ada beberapa jenis jamu pelangsing yang merangsang keluarnya banyak keringat dari urine. Ini kurang dianjurkan sebab bisa menyebabkan dehidrasi.

Jika Anda menginginkan pelangsing badan dan mengembalikan bentuk lingkar pinggang dan rongga perut pada aslinya, ada beberapa jenis racikan jamu yang penulis anjurkan. Yang harus diperiksa pertama adalah komposisi, perhatikan apakah di situ ada bahan bernama daun njeti Belanda, ikan gemi, dan bangle. Jika ada ketiganya, 50 % jamu itu aman. Langkah selanjutnya adalah pastikan tidak ada bahan kimia di dalamnya. Bahan kimia obat yang sering digunakan adalan ampetamin dan furosemid, kalau itu ada jangan digunakan. Pasti akan berakibat buruk bagi Anda, bukan langsing yang Anda dapat tetapi penyakit. Pastikan semua bahan di dalamnya adalah bahan alami dari tanaman obat atau hewani.

Ada beberapa racikan jamu yang kami sarankan, yakni; Jati Belanda kering 15 gram, bangle 1 ruas jari telunjuk, ikan gemi 5 gram, temu kunci 1 rimpang, dan sintog 10 gram. Semua racikan itu direbus dengan 2 gelas air hingga tinggal 1 gelas; bagi tiga sama banyak dan minum pada pagi, siang dan malam hari. Ulangi selama 1 minggu, hasilnya bisa Anda buktikan.
Jati Belanda angat efektif menurunkan berat badan
Untuk racikan jamu, Jamu Jawa KLAMPIS IRENG menyediakan yang sudah jadi. Kami menyediakan racikan dalam bentuk rempah utuh, bentuk serbuk, dan kapsul. Akan tetapi jika Anda ingin hasil cepat dan tidak berefek negatif, kami sarankan Anda menggunakan jamu dalam bentuk rempah utuh. Untuk jamu rempah ini kami hargai Rp 30.000 per bungkus untuk 10 hari. Dan jika menginginkan yang serbuk harganya adalah Rp 15.000 per pak isi 10 bungkus untuk 3 hari. Sedangkan dalam bentuk kapsul kami hargai Rp 75.000 berisi 90 kapsul.

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi Klampis Ireng 0818412673 atau 021-7183945. Bisa juga add BB pin:2A3DB5F4.

About ahlijamu

Saya adalah peracik jamu tradisional Jawa asli. Saya lahir di Klaten, sebelah Timur Gunung Merapi, dari keluarga pengobat tradisional.

Posted on Desember 22, 2010, in Jamu, Pengobatan Alternatif. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s